Dari Ruang Kuliah ke Gerbang Dunia: Mahasiswa Binus Saksikan Langsung Denyut Perdagangan Internasional di Pelabuhan Belawan
Belawan, 10 Juni 2026 – Riuh suara alat berat, deru mesin kapal, dan lalu lalang peti kemas raksasa menjadi pemandangan yang menyambut puluhan mahasiswa Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Bina Nusantara (Binus) saat menginjakkan kaki di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Belawan, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan industri (company visit) ini menjadi pengalaman berharga yang membuka mata para mahasiswa tentang bagaimana sebuah pelabuhan bekerja sebagai jantung perekonomian bangsa dan gerbang utama perdagangan internasional Indonesia.
Tidak lagi sekadar mempelajari teori di bangku kuliah, para mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana ribuan ton barang dari berbagai penjuru dunia keluar masuk melalui Pelabuhan Belawan setiap harinya. Di tempat inilah roda perdagangan global berputar, menghubungkan Indonesia dengan pasar internasional dan menjaga denyut rantai pasok nasional tetap hidup.
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai bisnis kepelabuhanan, layanan Pelindo, serta peran vital pelabuhan dalam menopang aktivitas ekspor-impor dan distribusi barang ke seluruh pelosok negeri.
Namun momen yang paling membekas adalah ketika para peserta turun langsung ke lapangan. Hamparan peti kemas yang menjulang, kapal-kapal kargo berukuran raksasa yang bersandar di dermaga, serta aktivitas bongkar muat yang berlangsung tanpa henti menjadi gambaran nyata betapa strategisnya peran Pelabuhan Belawan dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.
Setiap peti kemas yang berpindah, setiap kapal yang berlabuh, bukan sekadar aktivitas biasa. Di baliknya terdapat aliran perdagangan, investasi, dan kehidupan jutaan masyarakat yang bergantung pada kelancaran distribusi logistik nasional.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa kegiatan company visit merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam mendukung lahirnya generasi muda yang memahami sektor maritim dan perdagangan internasional secara utuh.
"Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai peran pelabuhan dalam mendukung perdagangan internasional dan perekonomian nasional, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai operasional pelabuhan di lapangan," ujarnya.
Menurutnya, pelabuhan bukan hanya tempat kapal bersandar, melainkan simpul strategis yang menentukan kelancaran arus barang, daya saing ekonomi, serta konektivitas Indonesia dengan dunia.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 1 Cabang Belawan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia industri. Sebab di tangan generasi muda yang memahami sektor maritim, masa depan Indonesia sebagai poros perdagangan dunia akan semakin kuat.
Hari itu, para mahasiswa Binus tidak hanya melihat pelabuhan. Mereka menyaksikan langsung bagaimana Belawan menjadi gerbang yang menghubungkan Indonesia dengan dunia, tempat denyut perdagangan internasional berdetak tanpa henti, siang dan malam, demi menjaga roda ekonomi bangsa terus berputar.
Indra/humas
