Pasporia Hadir di Car Free Day Belawan, Imigrasi Jemput Bola Layani Masyarakat di Hari Libur
Belawan – Di tengah ramainya masyarakat menikmati suasana Car Free Day di Jalan Sumatera, Belawan I, Minggu (2/8/2026), hadir sebuah pelayanan yang membawa harapan sekaligus kemudahan bagi warga. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan kembali menghadirkan Pasporia (Paspor Ceria), sebuah inovasi pelayanan publik yang memungkinkan masyarakat mengurus paspor tanpa harus meninggalkan pekerjaan ataupun mengorbankan hari kerja.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik kini tidak lagi sekadar menunggu masyarakat datang ke kantor, melainkan hadir langsung di tengah-tengah warga. Dengan semangat pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis, Imigrasi Belawan membuktikan bahwa negara benar-benar hadir untuk melayani.
Bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengurus paspor karena padatnya aktivitas pekerjaan, Pasporia menjadi solusi yang dinantikan. Warga cukup membawa dokumen persyaratan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, ijazah atau buku nikah, serta paspor lama bagi permohonan penggantian. Seluruh dokumen disiapkan dalam bentuk asli dan fotokopi sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Pada pelaksanaan kali ini, Pasporia melayani lima permohonan paspor yang terdiri atas dua permohonan paspor baru dan tiga permohonan penggantian paspor. Seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan dokumen, verifikasi data, wawancara hingga pengambilan biometrik, berlangsung tertib, lancar, dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Keberadaan layanan tersebut mendapat apresiasi dari Komandan Kodaeral I Belawan, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, yang menilai kolaborasi antara Imigrasi dan berbagai unsur di Belawan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Dalam kegiatan hari ini untuk Car Free Day di wilayah Belawan, kita ucapkan terima kasih atas kehadiran dari teman-teman Imigrasi. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus kita laksanakan dan kemajuan Imigrasi menjadi bagian tanggung jawab kita semua, khususnya bagi masyarakat Belawan. Saya yakin ke depan teman-teman di Imigrasi terus bisa melaksanakan tugas dengan baik. Terima kasih," ujarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan bahwa Pasporia merupakan wujud komitmen menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Melalui layanan Pasporia, kami berupaya memberikan alternatif waktu pelayanan bagi masyarakat yang tidak dapat mengurus paspor pada hari kerja. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan kemudahan sekaligus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan profesional," katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Angky Liobrian. Menurutnya, Pasporia menjadi bukti nyata komitmen Imigrasi Belawan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan paspor tanpa terkendala waktu pelayanan pada hari kerja. Seluruh proses tetap mengedepankan ketelitian, kecepatan, dan kenyamanan bagi setiap pemohon," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Muhammad Iqbal Maizs, mengapresiasi masyarakat yang telah melengkapi seluruh persyaratan sehingga proses pelayanan berlangsung efektif dan lancar.
"Pelaksanaan Pasporia hari ini berlangsung tertib dan lancar. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin memudahkan dan memberikan kepuasan kepada masyarakat," ungkapnya.
Pelaksanaan Pasporia juga sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam mewujudkan semangat "Imigrasi untuk Rakyat." Melalui berbagai inovasi pelayanan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan terus menegaskan komitmennya menghadirkan layanan keimigrasian yang mudah diakses, cepat, responsif, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.
Di balik setiap paspor yang diterbitkan, tersimpan makna lebih besar daripada sekadar dokumen perjalanan. Ia menjadi simbol kehadiran negara yang melayani tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Pasporia bukan hanya pelayanan di hari libur, tetapi juga cerminan pengabdian yang tulus—bahwa pelayanan terbaik adalah pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat dengan hati, menghadirkan kemudahan, serta membangun kepercayaan publik melalui aksi nyata.
Red
