Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara, Babak Baru Pemerintahan Kabinet Merah Putih
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat tinggi negara untuk melanjutkan tugas pemerintahan dalam sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Rangkaian pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), dalam suasana khidmat dan menjadi bagian dari penataan kembali jajaran pemerintahan Kabinet Merah Putih.
Untuk jajaran menteri dan wakil menteri, pelantikan didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.
Sepuluh pejabat yang dilantik dalam prosesi tersebut yakni Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi; Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan; Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri; serta Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Sementara itu, lima wakil menteri yang turut dilantik adalah Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Di hari yang sama, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat negara lainnya. Listyo Sigit Prabowo resmi dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sedangkan Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Selain itu, Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sementara Muhammad Fadil Imran dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pengangkatan pejabat tersebut didasarkan pada keputusan presiden yang berbeda dari pelantikan menteri dan wakil menteri.
Pada prosesi tersebut, Presiden Prabowo secara langsung memandu pengucapan sumpah jabatan. Para pejabat yang dilantik menyatakan sumpah untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi pengabdian kepada bangsa dan negara.
Usai pengucapan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Suasana kemudian berubah menjadi lebih hangat ketika Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Ucapan selamat tersebut selanjutnya diikuti para tamu undangan yang hadir. Momentum itu menjadi tanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat untuk menjalankan amanah negara di tengah tuntutan pemerintahan yang terus bergerak menghadapi berbagai tantangan nasional.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para pimpinan lembaga negara serta jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih.
Di sisi lain, pada hari yang sama Presiden Prabowo juga melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. Keduanya menggantikan pejabat sebelumnya setelah diterbitkannya Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026.
Rangkaian pergantian tersebut menandai salah satu momentum penting dalam perjalanan pemerintahan Kabinet Merah Putih pada sisa masa jabatan 2024–2029.
RI

