Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Agustus 202610
  • Juli 202616
  • Juni 202616
  • Mei 202625
  • April 202627
  • Maret 202612
  • Februari 202626
  • Januari 202615
  • Desember 202534
  • November 202511
  • Oktober 202515
  • September 202523
  • Agustus 202529
  • Juli 202545
  • Juni 202564

Laporkan Penyalahgunaan

  • MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

    MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

  • Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

    Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

  • Terkait Berita Tentang Adanya Praktik Jual Beli Kamar Kelas I Labuhan Deli Tidak Benar

    Terkait Berita Tentang Adanya Praktik Jual Beli Kamar Kelas I Labuhan Deli Tidak Benar

BREAKING NEWS
PERINTAH RAKYAT

PERINTAH RAKYAT

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • SPORT
  • POLITIK
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM - KRIMINAL
ZTV NETWORK
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • METRO NETWORK
  • PERINTAH RAKYAT
  • SATU PIKIRAN
  • News
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Daerah
  • Sport
  • Politik
  • Internasional
  • Hukum - Kriminal
  • Beranda
  • Nasional

“Liter Demi Liter Hilang di Jalan: Dugaan Skandal Distribusi BBM Subsidi Menguak”

Indra Kuswanto
Februari 14, 2026
MEDAN – Dugaan praktik pencurian dan pengoplosan BBM subsidi di Sumatera Utara kini memasuki babak yang lebih serius. Fakta lapangan yang terpantau menunjukkan pola yang sulit disebut sebagai insiden tunggal. Publik mulai bertanya: apakah ini sekadar ulah oknum, atau ada sistem yang sengaja dibiarkan longgar?

Sorotan mengarah pada armada distribusi milik PT Elnusa Petrofin, mitra resmi PT Pertamina Patra Niaga dalam penyaluran BBM ke SPBU.

Pada Sabtu (14/2/2026), awak media memantau satu unit mobil tangki bernomor lambung L6751GF berhenti di Jalan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara — lokasi yang disebut-sebut sebagai titik “siong” atau penampungan BBM ilegal.
Dengan modus mengangkat kepala kabin, sebagian muatan diduga dikeluarkan sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan. Sebuah mobil putih bernomor polisi L 675* GF terlihat berada tepat di belakang tangki saat aktivitas berlangsung.

Jika dugaan ini benar, maka BBM yang seharusnya sampai utuh ke SPBU diduga “bocor” di tengah jalan.
Bukan Sekali, Bukan Satu Titik
Sumber internal menyebut praktik serupa telah lama terjadi.
“Ini bukan kejadian baru. Sudah lama berjalan. Binjai Sei Semayang, Marendal, sampai Amplas disebut jadi titik permainan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya pola berulang. Dalam distribusi BBM bersubsidi yang memiliki jalur, jadwal, dan sistem pengawasan ketat, penyimpangan berulang hampir mustahil terjadi tanpa adanya celah — atau pembiaran.

Modus “Fasing”: BBM Resmi Diduga Dicampur Kondensat
Tak berhenti pada dugaan pengurangan volume, muncul pula dugaan modus “fasing”. Mobil tangki yang berangkat dari Fuel Terminal Medan Group diduga dialihkan ke gudang penampungan ilegal. Di lokasi tersebut, sebagian muatan disebut-sebut dibongkar dan dicampur minyak kondensat sebelum kembali dikirim ke SPBU.

Artinya, masyarakat bukan hanya berpotensi menerima BBM dengan takaran berkurang, tetapi juga kualitas yang patut dipertanyakan.

Jika terbukti, ini bukan sekadar pelanggaran internal perusahaan. Ini menyangkut:
Potensi kerugian keuangan negara
Ancaman terhadap konsumen
Penyimpangan distribusi barang subsidi
Dugaan tindak pidana yang merugikan rakyat

Sistem Real Time, Tapi “Buta”?
Ironisnya, PT Elnusa Petrofin dikenal memiliki sistem pemantauan elektronik yang mampu melacak pergerakan armada secara real time. Setiap mobil tangki seharusnya terpantau dari titik muat hingga titik bongkar.

Lalu muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari:
Bagaimana mobil tangki bisa berhenti di titik yang diduga bukan jalur resmi?
Mengapa tidak terdeteksi oleh tim pemantau seperti PKDA, RTSO, dan RTSE?
Apakah ini kelalaian, atau ada dugaan pengondisian?
Dalam sistem distribusi BBM subsidi, selisih kecil saja biasanya langsung terdeteksi dalam rekonsiliasi data. Jika dugaan praktik ini berlangsung berulang, maka persoalannya bukan lagi teknis lapangan — melainkan tata kelola pengawasan.

BBM Subsidi: Hak Rakyat yang Diduga Dirampas BBM subsidi bukan komoditas biasa. Ia dibiayai APBN untuk membantu masyarakat kecil. Setiap liter yang diduga hilang berarti potensi kerugian negara dan hak publik yang tergerus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Elnusa Petrofin dan PT Pertamina Patra Niaga belum memberikan klarifikasi resmi.
Aparat penegak hukum kini ditantang untuk membuktikan:
Apakah dugaan ini akan dibongkar hingga ke akar?
Atau kembali berhenti pada istilah klasik — “oknum”?
Publik menunggu. Dan kali ini, sorotan tak hanya tertuju pada sopir di lapangan, tetapi juga pada sistem yang mengawasi mereka.
Kalau mau lebih keras lagi, saya bisa buat versi headline ala media investigasi nasional dengan gaya lebih “meledak” dan tekanan kuat pada dugaan mafia terstruktur.
Tim
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Indra Kuswanto
Indra Kuswanto
Mencari Ke Berkahan
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar

Terpopuler
  • Transformasi Danantara Dongkrak Kinerja Pelindo, Laba Semester I 2026 Melonjak 60 Persen, Arus Peti Kemas Hampir Tembus 10 Juta TEUs

  • Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Warnai Sejarah Car Free Day Perdana, Satukan Semangat Sehat, Kebersamaan, dan Cinta Belawan

  • Diduga Beroperasi Tanpa Plang Perusahaan, Pabrik Minyak di Kawasan KIM Tuai Sorotan, Transparansi Perizinan Dipertanyakan

  • Dana Atlet Jadi Sorotan! Puluhan Juta Rupiah Dipertanyakan, Srikandi LSM PAKAR Indonesia Desak Audit Total dan Bongkar Aliran Anggaran

  • Perkuat Kolaborasi Demi Kesejahteraan Pekerja, Pelindo Regional 1 Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Wali Kota Medan

  • Di Balik Deretan Angka, Warga Belawan Masih Hidup dalam Cemas

  • MUTASI DI TENGAH GUGATAN Rp124,4 MILIAR: ROTASI BIASA ATAU ADA YANG SEDANG DIBENAHI DI BALIK LAYAR BANK MANDIRI?

  • Di Balik Denyut Pelabuhan, Keselamatan Tak Boleh Gagal: Pelindo Regional 1 Perkuat Benteng K3 Lewat Safety Awareness

  • Belawan kembali Memanas Bentrokan Antar kelompok Pemuda kembali Terjadi Polres Belawan Harus Kembali Ambil Langkah Yang Tegas

  • Tia Ayu Anggraini Ajak Warga Budayakan Hidup Bersih, Dimulai dari Memilah Sampah

Tag Terpopuler
  • daerah
  • Daerah
  • DAERAH
  • Ekonomi
  • Hukum - Kriminal
  • HUKUM-KRIMINAL
  • INTERNASINAL
  • Internasional
  • KRIMINAL
  • KRIMINAL-HUKUM
  • Megapolitan
  • Nasinal
  • NASINAL
  • NASINOAL
  • nasional
  • Nasional
  • NASIONAL
  • Nasonal
  • NESW
  • News
  • Olahraga
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • Polisi
  • POLISI-NEWS
  • Politik
  • PRISTIWA
  • Sport
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© PERINTAH RAKYAT - SINCE 2021