Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Juli 20262
  • Juni 202616
  • Mei 202625
  • April 202627
  • Maret 202612
  • Februari 202626
  • Januari 202615
  • Desember 202534
  • November 202511
  • Oktober 202515
  • September 202523
  • Agustus 202529
  • Juli 202545
  • Juni 202564

Laporkan Penyalahgunaan

  • MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

    MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

  • Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

    Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

  • Satuan Brimob Polda Sumut kembali Menunjukkan komitmennya Sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat

    Satuan Brimob Polda Sumut kembali Menunjukkan komitmennya Sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat

BREAKING NEWS
PERINTAH RAKYAT

PERINTAH RAKYAT

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • SPORT
  • POLITIK
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM - KRIMINAL
ZTV NETWORK
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • METRO NETWORK
  • PERINTAH RAKYAT
  • SATU PIKIRAN
  • News
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Daerah
  • Sport
  • Politik
  • Internasional
  • Hukum - Kriminal
  • Beranda
  • Nasional

“Sebelum Palu Itu Jatuh, Dengarkan Tangis Seorang Ibu”

Indra Kuswanto
Februari 20, 2026
Jakarta
, 20 Februari 2026 — Dua ton sabu. Angka itu terdengar keras, berat, dan mengguncang. Ia memenuhi ruang-ruang pemberitaan, dibicarakan dengan nada tegas dan data yang tebal.

Namun di balik angka yang besar itu, ada sebuah kesunyian yang tak terdengar: kesunyian seorang ibu yang menunggu kabar tentang nasib anaknya.
Fandi Ramadhan (26), seorang Anak Buah Kapal asal Belawan, kini menghadapi ancaman hukuman mati dalam perkara dugaan penyelundupan narkotika dari kapal Sea Dragon. Di tengah proses hukum yang berjalan, namanya disebut dalam pusaran kasus besar yang melibatkan jumlah fantastis.

Di sebuah kafe di Kelapa Gading, suasana konferensi pers tidak dipenuhi teriakan. Tidak ada kemarahan yang meledak-ledak. Yang ada justru suara lirih dan mata yang berkaca-kaca.

“Dia bilang tidak tahu,” ucap Nirwana, ibunya, pelan. “Tidak pernah tahu ada barang itu.”Kalimat itu tak panjang. Namun di sanalah seluruh harapan seorang ibu digantungkan.

Antara Gelombang dan Tuduhan
Fandi dikenal keluarga sebagai anak yang memilih laut sebagai jalan hidupnya. Ia berlayar, bekerja, dan pulang dengan cerita tentang ombak serta perjalanan. Tidak ada yang membayangkan bahwa suatu hari namanya akan berdiri di ruang sidang dengan ancaman hukuman paling berat.
Ketua Umum Lembaga Asli Anak Belawan (AAB), Muhammad Nabawi, yang mendampingi keluarga, berbicara dengan nada lebih tenang daripada tajam. Ia tidak banyak berteriak, hanya menegaskan bahwa perkara sebesar ini harus dilihat secara utuh.

“Jangan sampai yang paling bawah memikul beban paling besar,” ujarnya.
Dalam struktur pelayaran, ABK adalah mereka yang menjalankan tugas teknis. Mereka bekerja berdasarkan perintah. Mereka jarang berada di ruang pengambilan keputusan.

Pertanyaannya kini bukan hanya tentang apa yang ditemukan, tetapi juga tentang bagaimana peran itu dipahami.
Menunggu dengan Doa Ancaman hukuman mati adalah kata-kata yang berat diucapkan, apalagi diterima. Ia bukan sekadar ancaman hukum. Ia adalah kemungkinan kehilangan yang tak tergantikan.

Keluarga menyebut kondisi mental Fandi menurun selama proses hukum berjalan. Tekanan, jarak, dan ketidakpastian menjadi bayang-bayang panjang yang menyertai hari-harinya.

“Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan,” ucap Muhammad Nabawi perlahan, seolah mengingatkan bahwa kebenaran tidak selalu sekeras tuduhan.
Di Antara Dua Kota Sidang pembelaan dijadwalkan berlangsung 23 Februari 2026 di Pengadilan Negeri Batam. Di sanalah semua akan ditimbang: bukti, peran, tanggung jawab.

Sementara itu, di Jakarta, seorang ibu hanya bisa menunggu.
Tidak ada yang bisa ia lakukan selain berdoa.

Tidak ada yang bisa ia genggam selain keyakinan bahwa anaknya berkata jujur.
Di luar sana, perkara dua ton sabu tetap menjadi headline.

Namun di dalam hati seorang ibu, yang dipertaruhkan bukan angka—
melainkan nyawa Dan malam-malam kini terasa lebih panjang dari biasanya.

Indr
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Indra Kuswanto
Indra Kuswanto
Mencari Ke Berkahan
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar

Terpopuler
  • Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Turun Tangan! Isu Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU 14206189 Dipastikan Tidak Benar, Polisi Tegaskan: "HOAX!"

  • Dari Gerbang Maritim Nusantara, Pelindo Persembahkan Rp7,81 Triliun untuk Negeri: Transformasi Berbuah Prestasi, Kinerja Melonjak di Tengah Tantangan Global

  • FRIC Kepri Balik Tantang Djuwita Batam: "Jangan Sekadar Mengancam, Laporkan Sekarang!" Polisi Diminta Bongkar Aktor Intelektual di Balik Polemik yang Menggemparkan Batam

  • Tangis Mahasiswi Pecah, Publik Desak Polrestabes Medan Segera Tangkap Pelaku Curanmor di Percut Sei Tuan

  • Di Balik Deretan Angka, Warga Belawan Masih Hidup dalam Cemas

  • Diterpa Isu Bongkar Muat CPO Ilegal, Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Terjun Langsung ke Lokasi: Fakta di Lapangan Bikin Heboh, Ternyata Hoaks!

  • TMMD ke-128, Satgas Gotong Royong Kebut Rehab RTLH Rumah Warga di Pasar Rawa Gebang

  • Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Pengerusakan Kaca Bus di Depan Dermaga Bandar Deli

  • “Agus Flores Warning Kepala Sekolah Gorontalo: Jangan Hanya Mengajar, Selamatkan Moral Anak Bangsa dari Narkoba!”

  • Pererat Ukhuwah dan Tebar Kepedulian, Imigrasi Belawan Hadirkan Kebahagiaan Lewat Tausyah dan Bakti Sosial

Tag Terpopuler
  • daerah
  • Daerah
  • DAERAH
  • Ekonomi
  • Hukum - Kriminal
  • HUKUM-KRIMINAL
  • INTERNASINAL
  • Internasional
  • KRIMINAL
  • KRIMINAL-HUKUM
  • Megapolitan
  • Nasinal
  • NASINAL
  • NASINOAL
  • nasional
  • Nasional
  • NASIONAL
  • Nasonal
  • NESW
  • News
  • Olahraga
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • Polisi
  • POLISI-NEWS
  • Politik
  • PRISTIWA
  • Sport
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© PERINTAH RAKYAT - SINCE 2021