Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Agustus 202610
  • Juli 202616
  • Juni 202616
  • Mei 202625
  • April 202627
  • Maret 202612
  • Februari 202626
  • Januari 202615
  • Desember 202534
  • November 202511
  • Oktober 202515
  • September 202523
  • Agustus 202529
  • Juli 202545
  • Juni 202564

Laporkan Penyalahgunaan

  • MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

    MAPN 4 Medan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

  • Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

    Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi Untuk Ribuan Siswa

  • Terkait Berita Tentang Adanya Praktik Jual Beli Kamar Kelas I Labuhan Deli Tidak Benar

    Terkait Berita Tentang Adanya Praktik Jual Beli Kamar Kelas I Labuhan Deli Tidak Benar

BREAKING NEWS
PERINTAH RAKYAT

PERINTAH RAKYAT

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • SPORT
  • POLITIK
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM - KRIMINAL
ZTV NETWORK
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • METRO NETWORK
  • PERINTAH RAKYAT
  • SATU PIKIRAN
  • News
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Daerah
  • Sport
  • Politik
  • Internasional
  • Hukum - Kriminal
  • Beranda
  • Nasinal

Tangis Rakyat Kecil Pecah di BP Batam: Janji Tinggal Janji, Pedagang Depan PT Wasco Pulang Dengan Luka dan Air Mata

Indra Kuswanto
Mei 22, 2026
BATAM — Langit di halaman BP Batam siang itu terasa muram. Bukan karena hujan, tetapi karena jerit hati rakyat kecil yang kembali merasa ditinggalkan. Tangis pecah. Air mata tumpah. Puluhan pedagang kecil dari kawasan depan PT Wasco, Tanjung Uncang, datang dengan harapan terakhir di dada: bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Namun harapan itu runtuh bahkan sebelum sempat disampaikan.
Mereka hanya rakyat kecil. Tak membawa kekuasaan. Tak membawa kepentingan besar. Mereka datang hanya dengan satu tujuan sederhana: mempertahankan hidup dari dagangan yang selama ini menjadi napas keluarga mereka. Tetapi yang mereka terima justru pintu tertutup dan kenyataan pahit yang kembali menghantam.
Di tengah kerumunan pedagang yang lesu dan putus asa, tangis Erna Siboro mendadak memecah suasana. Tubuhnya gemetar. Suaranya parau. Air matanya jatuh tanpa mampu dibendung lagi.
“Kami cuma mau makan… cuma mau anak kami tetap sekolah… cuma mau orang tua kami bisa beli obat. Dulu Bu Li Claudia datang sendiri, bilang kami boleh jualan asal tertib. Kami percaya. Kami patuh. Kami bersihkan tempat itu setiap hari. Tapi sekarang kenapa kami diusir lagi? Di mana janji itu…?” ucapnya sambil menangis terisak hingga membuat banyak pedagang lain ikut menundukkan kepala menahan sedih.

Tangisan itu bukan sekadar air mata. Itu jeritan rakyat kecil yang merasa harapannya dipatahkan di depan mata sendiri.

Para pedagang masih mengingat jelas tanggal 30 April 2026. Saat itu, Li Claudia Chandra disebut turun langsung ke lokasi. Kehadirannya kala itu seperti cahaya bagi pedagang yang selama ini hidup dalam ketakutan digusur. Mereka mengaku diberi izin untuk kembali berjualan dengan syarat menjaga ketertiban, kebersihan, dan tidak mengganggu akses jalan.

Kalimat itu menjadi pegangan hidup.
Mereka pun berusaha taat. Lapak ditata rapi. Sampah dibersihkan. Jalan tidak lagi dipenuhi pedagang. Mereka percaya pemerintah akhirnya berpihak pada rakyat kecil.

Namun semua berubah secepat angin.
Kamis (21/5/2026), penggusuran kembali terjadi. Tanpa kepastian. Tanpa solusi relokasi. Tanpa jawaban yang mampu menenangkan hati mereka yang kehilangan tempat mencari nafkah.
“Kalau memang kami tak boleh lagi jualan, katakan terus terang. Jangan beri kami harapan lalu diinjak begitu saja. Kami ini manusia, bukan sampah yang bisa disingkirkan kapan saja,” teriak salah seorang pedagang dengan mata berkaca-kaca.

Ironisnya, para pedagang yang datang jauh-jauh ke kantor BP Batam demi meminta penjelasan langsung, justru gagal bertemu sosok yang mereka nantikan. Mereka hanya diterima Deputi BP Batam, Denny. Sementara pertanyaan terbesar mereka masih menggantung tanpa jawaban:

Apakah janji kepada rakyat kecil memang begitu mudah dilupakan?
Kini publik mulai bersuara keras. Mengapa penataan kota selalu berujung pada penderitaan wong cilik? Mengapa relokasi yang layak tak pernah benar-benar disiapkan? Dan mengapa rakyat kecil selalu menjadi pihak yang paling mudah dikorbankan?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Li Claudia Chandra, pihak BP Batam, Satpol PP, maupun PT Sigma Aurora Property terkait penggusuran tersebut.

Sore itu, para pedagang akhirnya pulang dengan langkah gontai. Tidak ada kepastian. Tidak ada solusi. Yang tersisa hanya lapak kosong, janji yang dipertanyakan, dan air mata rakyat kecil yang kembali jatuh di negeri sendiri.

Sajarudin
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Indra Kuswanto
Indra Kuswanto
Mencari Ke Berkahan
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar

Terpopuler
  • Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Warnai Sejarah Car Free Day Perdana, Satukan Semangat Sehat, Kebersamaan, dan Cinta Belawan

  • Dana Atlet Jadi Sorotan! Puluhan Juta Rupiah Dipertanyakan, Srikandi LSM PAKAR Indonesia Desak Audit Total dan Bongkar Aliran Anggaran

  • Transformasi Danantara Dongkrak Kinerja Pelindo, Laba Semester I 2026 Melonjak 60 Persen, Arus Peti Kemas Hampir Tembus 10 Juta TEUs

  • Diduga Beroperasi Tanpa Plang Perusahaan, Pabrik Minyak di Kawasan KIM Tuai Sorotan, Transparansi Perizinan Dipertanyakan

  • Di Balik Deretan Angka, Warga Belawan Masih Hidup dalam Cemas

  • MUTASI DI TENGAH GUGATAN Rp124,4 MILIAR: ROTASI BIASA ATAU ADA YANG SEDANG DIBENAHI DI BALIK LAYAR BANK MANDIRI?

  • Di Balik Denyut Pelabuhan, Keselamatan Tak Boleh Gagal: Pelindo Regional 1 Perkuat Benteng K3 Lewat Safety Awareness

  • Tia Ayu Anggraini Ajak Warga Budayakan Hidup Bersih, Dimulai dari Memilah Sampah

  • Perkuat Kolaborasi Demi Kesejahteraan Pekerja, Pelindo Regional 1 Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Wali Kota Medan

  • Kapolres Baru Pelabuhan Belawan Sambangi Imigrasi, Perkuat Garda Terdepan Pengawasan WNA di Pintu Gerbang Internasional Indonesia

Tag Terpopuler
  • daerah
  • Daerah
  • DAERAH
  • Ekonomi
  • Hukum - Kriminal
  • HUKUM-KRIMINAL
  • INTERNASINAL
  • Internasional
  • KRIMINAL
  • KRIMINAL-HUKUM
  • Megapolitan
  • Nasinal
  • NASINAL
  • NASINOAL
  • nasional
  • Nasional
  • NASIONAL
  • Nasonal
  • NESW
  • News
  • Olahraga
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • Polisi
  • POLISI-NEWS
  • Politik
  • PRISTIWA
  • Sport
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© PERINTAH RAKYAT - SINCE 2021