Dari Pelabuhan untuk Negeri: Pertemuan Pelindo dan DPD RI Menguatkan Harapan di Tengah Gelombang Tantangan
Medan, 08 April 2026 — Di tengah denyut aktivitas pelabuhan yang tak pernah benar-benar tidur, sebuah pertemuan penting berlangsung di Gedung Graha Pelindo Regional 1. Bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi pertemuan yang membawa harapan—tentang bagaimana laut, pelabuhan, dan manusia di dalamnya terus bergerak menjaga nadi logistik negeri.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menerima kunjungan kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia pada Selasa, 07 April 2026, dalam rangka mengawal implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran—sebuah aturan yang tak hanya berbicara soal sistem, tetapi juga tentang kehidupan yang bergantung padanya.
Hadir dalam kesempatan itu Direktur Kelembagaan Pelindo, Capt. Hendri Ginting, bersama Ketua Komite II DPD RI, Badikenita BR Sitepu, beserta jajaran. Kehadiran mereka disambut hangat oleh manajemen Pelindo Regional 1, termasuk General Manager Pelindo Regional 1 Belawan dan seluruh jajaran.
Di ruangan itu, berkumpul berbagai unsur—Forkopimda, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga para pemangku kepentingan seperti Syahbandar, Bea Cukai, PT Jasa Marga, serta asosiasi kepelabuhanan. Mereka datang dari latar berbeda, namun dengan satu tujuan yang sama: memastikan pelabuhan tetap menjadi penghubung harapan bagi masyarakat.
Diskusi yang berlangsung bukan sekadar bertukar pandangan. Ia menjadi ruang untuk mendengar, memahami, dan merasakan langsung dinamika di lapangan—tentang tantangan yang dihadapi, tentang kebutuhan akan kebijakan yang lebih berpihak, dan tentang harapan agar setiap keputusan benar-benar memberi dampak nyata.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan hanya soal koordinasi, tetapi tentang membangun kepercayaan.
“Di balik setiap kebijakan, ada harapan masyarakat yang harus dijaga. Karena itu, sinergi ini menjadi penting agar setiap langkah yang diambil benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Dari pertemuan tersebut, lahir berbagai masukan dan rekomendasi. Bukan sekadar catatan, melainkan pijakan untuk melangkah lebih baik—menuju sistem pelayaran dan kepelabuhanan yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih manusiawi.
Pelindo Regional 1 pun kembali menegaskan komitmennya: terus bekerja dengan hati, menjaga profesionalisme, dan beradaptasi dengan perubahan. Karena bagi Pelindo, pelabuhan bukan hanya tempat kapal bersandar—melainkan tempat harapan masyarakat berlabuh dan masa depan negeri dipertaruhkan
Ind/humas
