Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Forum Humas di Dumai, Perkuat Garda Terdepan Penjaga Reputasi Perusahaan
Dumai – Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan komunikasi yang semakin kompleks, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 kembali menegaskan komitmennya dalam membangun komunikasi yang profesional, transparan, dan terpercaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Humas Regional 1 yang berlangsung sukses selama dua hari, 3–4 Juni 2026, di Kota Dumai, Provinsi Riau.
Forum yang mempertemukan insan kehumasan dari seluruh cabang Pelindo Regional 1, Subholding, dan Anak Perusahaan ini bukan sekadar agenda rutin perusahaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, sekaligus meningkatkan kapasitas para garda terdepan penjaga citra dan reputasi Pelindo di tengah era keterbukaan informasi yang terus berkembang.
Semangat kebersamaan dan kolaborasi terasa begitu kuat sepanjang pelaksanaan forum. Para peserta hadir membawa pengalaman, gagasan, dan semangat perubahan demi mewujudkan komunikasi perusahaan yang semakin adaptif, responsif, dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan perusahaan. Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, bersama Group Head Sekretariat
Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, turut mengikuti kegiatan secara daring sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fungsi kehumasan di lingkungan Pelindo.
Forum dibuka oleh Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, yang menegaskan bahwa peran humas saat ini tidak lagi sebatas penyampai informasi, melainkan menjadi ujung tombak perusahaan dalam membangun kepercayaan publik dan mengawal transformasi Pelindo menuju perusahaan pelabuhan kelas dunia.
Berbagai materi strategis disajikan oleh para narasumber kompeten. Salah satunya Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat, Aditya Nuriya Solikhah, yang mengupas pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai fondasi terciptanya tata kelola perusahaan yang akuntabel dan terpercaya.
Sementara itu, wawasan mengenai pengukuran efektivitas komunikasi melalui pendekatan AMEC Integrated Evaluation Framework disampaikan oleh Strategic Public Relations Expert, Fardila Astari, M.Si., IAPR, CIQNR, CIQAR. Materi ini memberikan perspektif baru bagi peserta dalam merancang strategi komunikasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga terukur dan berdampak nyata.
Tak hanya diisi dengan pemaparan materi, forum juga berlangsung dinamis melalui diskusi interaktif, workshop, studi kasus, hingga sesi berbagi pengalaman antar cabang. Beragam gagasan dan inovasi komunikasi lahir dari forum tersebut, memperkaya wawasan peserta dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja insan humas, Pelindo Regional 1 turut memberikan penghargaan kepada cabang-cabang terbaik melalui sejumlah kategori bergengsi, di antaranya Best Corporate Branding Award, Best Media Relations Award, Fast Response Communication Award, dan Best Social Media Engagement Award.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan insan humas yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
"Melalui forum ini, kami ingin memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kompetensi insan humas agar mampu menghadapi dinamika komunikasi yang terus berkembang. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memperkuat reputasi serta citra positif Pelindo di seluruh wilayah kerja," ujarnya.
Melalui Forum Humas Regional 1 di Dumai, Pelindo kembali menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi perusahaan tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan layanan kepelabuhanan yang modern, tetapi juga melalui komunikasi yang kuat, terbuka, dan mampu membangun kepercayaan publik.
Dari Dumai, semangat kolaborasi dan profesionalisme itu kembali diteguhkan untuk membawa Pelindo melangkah lebih maju menuju masa depan yang semakin gemilang.
