Kolaborasi Pelindo, BNCT, dan Pemko Medan Bangun SMP di Belawan, Pendidikan Jadi Harapan Masa Depan Anak Bangsa
MEDAN, — Di tengah denyut aktivitas pelabuhan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Sumatera Utara, kebutuhan masyarakat Belawan terhadap akses pendidikan yang lebih baik menjadi perhatian penting. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menunjukkan dukungannya melalui penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) baru di Belawan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui inisiatif Classrooms of Hope dalam program Tumbuh Bersama, hasil kolaborasi Pelindo, PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Pemerintah Kota Medan, dan DP World Foundation. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) serta seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking).
Pelindo menyiapkan lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi sebagai lokasi pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Sementara itu, pendanaan pembangunan gedung berasal dari DP World Foundation melalui BNCT.
Pembangunan dijadwalkan dimulai pada 2027 dengan estimasi pengerjaan selama 10–12 bulan. Setelah rampung, gedung sekolah akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai SMP negeri, dengan target mulai beroperasi pada 2028.
Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Belawan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan sekolah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
“Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan berdaya saing. Melalui penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah ini, kami berharap dapat mendukung perluasan akses pendidikan bagi masyarakat Belawan sekaligus membuka peluang yang lebih baik bagi generasi muda untuk meraih masa depan,” ujar Hendri.
Menurutnya, pembangunan kawasan pelabuhan semestinya berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Kemajuan ekonomi dan aktivitas logistik perlu disertai perhatian terhadap kebutuhan sosial, termasuk pendidikan sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan mitra strategis untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi Pelindo, BNCT, Pemerintah Kota Medan, dan DP World Foundation menjadi salah satu bentuk kerja sama untuk mendukung kebutuhan masyarakat di kawasan Belawan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia H.E. Abdulla Salem AlDhaheri, President Director BNCT Suffian Manaf, Executive Vice President of People DP World Asia Pacific Gaylynne Neill, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, serta sejumlah perwakilan pemerintah dan mitra strategis lainnya.
Dari Kawasan Pelabuhan untuk Generasi Penerus
Bagi masyarakat Belawan, pembangunan sekolah ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan gedung baru, tetapi juga membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
Penyediaan lahan menjadi langkah awal dari proses pembangunan yang masih akan berlanjut hingga sekolah ditargetkan beroperasi pada 2028. Karena itu, keberlanjutan pembangunan, kesiapan fasilitas, serta pengelolaan sekolah nantinya akan menjadi bagian penting dalam memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan pandangan bahwa pertumbuhan industri dan kepelabuhanan tidak hanya diukur dari aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
Melalui kolaborasi ini, harapan terhadap masa depan pendidikan anak-anak Belawan mulai dibangun. Sebab, di balik setiap ruang kelas yang kelak berdiri, terdapat kesempatan bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Ind/humas

