Patroli Tengah Malam, Brimob Polda Sumut Hadir Jaga Keamanan Kota Medan
MEDAN — Ketika lampu-lampu rumah mulai dipadamkan dan sebagian besar warga Kota Medan terlelap dalam istirahatnya, langkah kaki para personel keamanan justru terus bergerak.
Di tengah sunyi malam, kendaraan patroli menyusuri jalan-jalan kota. Bukan untuk mencari perhatian, melainkan memastikan setiap warga dapat melewati malam dengan rasa aman.
Sebanyak 45 personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumatera Utara bersama personel Polrestabes Medan dan Satpol PP Kota Medan melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 2–3 Oktober 2026.
Patroli dipimpin Ipda Supianto, S.H., dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai membutuhkan kehadiran aparat keamanan, mulai dari Fly Over Pulo Brayan, Jalan Krakatau, Jalan Asrama, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gaperta, Jalan Dwikora, kawasan Helvetia, hingga sejumlah ruas jalan lainnya.
Di balik setiap kilometer perjalanan patroli, ada satu tujuan yang sama: mencegah gangguan sebelum terjadi dan menghadirkan rasa aman sebelum masyarakat memintanya.
Patroli tersebut menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama balap liar, tawuran, serta aksi kejahatan jalanan yang kerap berpotensi terjadi pada jam-jam rawan.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan di kawasan Jalan Cemara, SPBU Cemara Ujung. Setelah memastikan kesiapan personel, tim kemudian bergerak menyusuri sejumlah titik yang telah ditentukan.
Malam semakin larut.
Namun bagi para personel yang bertugas, waktu bukan alasan untuk berhenti. Ketika sebagian masyarakat menikmati waktu bersama keluarga, mereka justru berada di jalan, mengawasi situasi, menyapa masyarakat, dan memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
Kehadiran mereka mungkin tidak selalu terlihat oleh semua orang.
Namun justru di situlah makna sebuah pengabdian—bekerja dalam senyap agar masyarakat dapat tidur dengan tenang.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menekankan kepada seluruh personel agar setiap pelaksanaan patroli dilakukan secara profesional, humanis, responsif, serta mengedepankan tindakan preventif.
“Kehadiran personel di lapangan harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Laksanakan patroli dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, dan selalu waspada terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas menjaga keamanan bukan semata-mata tentang menghadapi gangguan ketika semuanya sudah terjadi.
Lebih dari itu, keamanan adalah tentang hadir lebih awal, melihat potensi sebelum menjadi ancaman, dan mencegah sebelum masyarakat menjadi korban.
Di bawah langit Kota Medan yang semakin sunyi, patroli terus bergerak.
Lampu kendaraan menyibak gelapnya malam. Personel berjaga di tengah jalan yang mulai lengang. Dan di balik setiap perjalanan itu, ada harapan sederhana—agar masyarakat bisa pulang dengan selamat, keluarga tetap tenang, dan pagi datang tanpa membawa kabar buruk.
Sebab bagi Brimob Polda Sumut, menjaga keamanan bukan hanya tentang keberanian menghadapi bahaya.
Tetapi juga tentang kesediaan hadir ketika orang lain sedang beristirahat, berjaga ketika kota sedang terlelap, dan mengabdi tanpa harus selalu terlihat.
Brimob Polda Sumut — hadir menjaga, mengabdi untuk negeri.
Indra/humas


