PenulisanRoy Yantho Simangunsong Terpilih Aklamasi, Bawa Semangat Baru untuk IKADIN Pematangsiantar
Siantar — Setelah cukup lama roda organisasi berhenti berputar, semangat untuk kembali membesarkan Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) di Kota Pematangsiantar akhirnya menemukan titik terang.
Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II DPC IKADIN Pematangsiantar yang digelar di Simalungun Room, Siantar Hotel, Sabtu (19/9), Roy Yantho Simangunsong, S.H. dipercaya memimpin DPC IKADIN Pematangsiantar untuk masa bakti 2026–2029.
Tidak ada perebutan suara. Tidak pula terjadi persaingan antarcalon. Roy menjadi satu-satunya anggota yang maju sejak tahapan pramuscab hingga Muscab berlangsung.
Dukungan yang diberikan para pemilik hak suara akhirnya mengantarkan Roy terpilih secara aklamasi.
Momentum tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi IKADIN Pematangsiantar, yang sebelumnya sempat mengalami kevakuman kepengurusan.
Sidang Muscab dipimpin Ketua Sidang Parluhutan Banjarnahor, didampingi Sekretaris Andra Tarigan. Sebanyak 21 peserta mengikuti Muscab, termasuk peninjau dari DPD IKADIN Sumatera Utara dan DPC IKADIN Simalungun.
Dari 31 anggota, sebanyak 18 orang memiliki hak suara penuh. Setelah dinyatakan memenuhi kuorum, sidang dilanjutkan dengan agenda pemilihan Ketua DPC IKADIN Pematangsiantar.
Nama Roy kemudian disepakati bersama. Aklamasi menjadi penanda bahwa kepemimpinan baru lahir dari dukungan penuh anggota yang hadir.
Amanah untuk Menghidupkan Kembali Organisasi
Bagi Roy, jabatan tersebut bukan sekadar sebuah posisi, melainkan amanah untuk kembali menghidupkan dan membangun organisasi bersama-sama.
Dalam sambutannya, Roy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya menjadi bagian dari organisasi secara administratif, tetapi turut mengambil peran dalam setiap langkah dan program IKADIN ke depan.
“Program jangka pendek kita siapkan sekretariat. Jangka menengah dan jangka panjang kita akan bahas setelah SK turun,” ujar Roy.
Ia juga membuka ruang bagi seluruh anggota untuk memberikan masukan, kritik, maupun gagasan demi membangun organisasi yang lebih solid dan mampu memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
Setelah Vakum, IKADIN Kembali Bangkit Muscab II DPC IKADIN Pematangsiantar sebelumnya dibuka Ketua DPD IKADIN Sumatera Utara, Surya Darma.
Dalam kesempatan tersebut, Surya menyampaikan bahwa masa berlaku kepengurusan DPC IKADIN Pematangsiantar sebelumnya telah berakhir sejak 2019.
Kevakuman yang cukup panjang itu akhirnya mulai menemukan jalan keluar setelah para advokat di Pematangsiantar berinisiatif menggelar Muscab.
Surya pun memberikan apresiasi atas langkah tersebut. Menurutnya, keberanian untuk kembali menghidupkan organisasi merupakan bagian penting dalam menjaga eksistensi IKADIN di daerah.
“Saya mengapresiasi rekan-rekan di Siantar yang telah menginisiasi terselenggaranya Muscab ini. Apa pun keperluannya nanti kami siap membantu,” kata Surya.
Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi kepengurusan baru agar tidak berhenti pada pelaksanaan Muscab, tetapi mampu melanjutkan energi kebangkitan itu dalam kerja nyata.
Sementara itu, Gifson S.G.P. Aruan selaku penerima mandat menyampaikan bahwa setelah Muscab, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan proses pelantikan pengurus DPC IKADIN Pematangsiantar.
Ia berharap kepengurusan yang baru terbentuk mampu mempererat persatuan para advokat sekaligus mengembalikan kejayaan organisasi di Kota Pematangsiantar.
“Ke depan mudah-mudahan kita semakin solid lagi untuk membesarkan IKADIN di Pematangsiantar,” ujar Gifson.
Kini, amanah telah diberikan. Harapan pun kembali tumbuh.
Dari sebuah organisasi yang sempat terdiam, Muscab II menjadi momentum untuk kembali melangkah. Dengan kepemimpinan baru Roy Yantho Simangunsong, IKADIN Pematangsiantar diharapkan mampu membangun kebersamaan, memperkuat soliditas, dan menghadirkan kiprah yang lebih nyata bagi dunia advokat maupun masyarakat.
Sebab organisasi bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana seluruh anggota berjalan bersama untuk menjaga marwah dan membesarkan nama organisasi.
Indra